Rosulullah SAW, Abu Dzarr dan Air Zam Zam

Air Zam Zam di Madinah dan Mekah

Diriwayatkan dalam Sahih Muslim, Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal
selama 30 hari siang malam di sekitar Kabah tanpa makan-minum, selain
Zamzam. "Siapa yang telah memberimu makan?". "Saya tidak punya apa-apa
kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan
lemak di perutku" Abu Dzarr menjelaskan, Saya juga tidak merasa lelah
atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus". Tambah Abu Dzarr. Lalu
Nabi saw menjelaskan: "Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat
diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi".

Nabi saw menambahkan: "Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika
meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu,
maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya
merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya
agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia
adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail."
(HR. Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Air Zam Zam di Masjid Nabawi

Air Zam Zam di Masjid Al Haram
Kemasan Air Zam Zam

0 Response to "Rosulullah SAW, Abu Dzarr dan Air Zam Zam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel